JENDERAL SOEDIRMAN
Tujuh bulan perang gerilya, Jenderal Soedirman pulang ke Yogyakarta pada Juli 1949. Dan ia, wafat sebagai kusuma bangsa pada Januari 1950, tak lama seusai Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia.
Tujuh bulan perang gerilya, Jenderal Soedirman pulang ke Yogyakarta pada Juli 1949. Dan ia, wafat sebagai kusuma bangsa pada Januari 1950, tak lama seusai Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia.
Sedang di aliran sepanjang tepian perbatasan Blora-cepu, banyak terdapat perahu-perahu yang karam. Masyarakat sekitar banyak menemukan artefak berupa guci – piring keramik tua, uang kepeng, perhiasan dan kayu kayu bekas perahu masa lalu. Kebanyakan yang masih terselamatkan adalah perahu yang lebih muda usianya dengan menggunakan bahan material Baja atau kombinasi Kayu dan baja. Sedang yang berbahan kayu, lapuk hancur termakan usia.
Sayang Tugu perjuangan ini tidak terawat, selain itu rumah dan Tugu ini, PNI merancang Saksi Bisu, Berdirinya struktur Organisasi Muhammadiyah di Bima, pembentukan DPRD Sumbawa, API dan BKR.
Namun, sejak di sekolah dasar, kita telanjur memaknainya secara absurd, “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.” Padahal, ungkapan Seneca itu sejatinya bermakna, “Semoga hendaknya dalam badan yang sehat terdapat pikiran yang sehat.”
Kita sebagai mahluk sosial harus peduli dengan manusia lainnya. Jika ada kawan Anda sakit, berilah pertolongan pertama, setelah itu Anda bisa menelpon rumah sakit terdekat. Kita harus mempunyai rasa kemanusiaan, rasa peduli dengan sesama, dan kita bisa menjadi orang yang kuat dalam mempelopori suatu gagasan. Dalam beroperasi, PMI banyak sekali menghadapi rintangan, dari masa Belanda sampai masa setelah kemerdekaan.
Hari Udara Bersih Sedunia, 07 September Udara bersih merupakan […]
Selain jagoan, bisa menemukan orang-orang berdarah panas dan siap mati demi revolusi juga di pasar. Sementara itu, Suhartono W. Pranoto dalam Kaigun, Angkatan Laut Jepang, Penentu Krisis Proklamasi (2007) menguraikan soal cerita Sidik Kertapati soal kelompok pemuda komunis merekrut massa revolusioner dari Pasar Senen, Pasar Minggu, Pulau Puter, Klender, Bekasi, Tangerang dan Tanah Abang.
Penyelenggaraan PRJ atau Jakarta Fair ini, dari tahun ke tahun mulai mengalami perkembangan pengunjung dan pesertanya bertambah dan bertambah. Dari sekadar pasar malam, “bermutasi” menjadi ajang pameran Modern yang menampilkan berbagai produk. Areal yang terpakai juga bertambah. Dari hanya tujuh hektare di Kawasan Monas semenjak tahun 1992 pindah ke Kawasan Kemayoran Jakarta Pusat seluas 44 hektare.
